Berkunjung ke Jogjakarta

Untuk ketiga kalinya aku mendapat kesempa
tan dari perusahaan aku berkerja, Trio Motor, pergi jalan-jalan, kali ini Berkunjung ke kota Jogjakarta, kota penuh sejarah dan objek wisata yang banyak di kunjungi selama 3 hari dua malam(15-19/4/2011), sebelumnya aku bersama anak lelaki yang pertama, yang bernama Muhammad Akmal Ghani yang sudah berumur 5 tahun 8 bulan, karena nggak bisa ajak istri yang sedang hamil delapan bulan, takutnya ada apa ntar dalam perjalanan. Berangkat pagi dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin,
njarmasin, dengan pesawat Lion Air langsung meluncur ke Bandara Adi Sucipto Jogjakarta, dengan menggunakan bis yang muat 30 orang kami langsung mengunjungi objek wisata pertama di Jogjakarta, Berikut Objek wisata yang kami kunjungi :

Candi Prambanan.
Candi ini merupakan candi kedua yang paling terkenal di jogjakarta selain candi Borobudor,
Candi Prambanan ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah. Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dib
angun di abad ke-10,Menjulan g setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur. Komplek candi Prambanan sebagian edang dalam perbaikan, Komplek candi Prambanan ini memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Candi Wisnu ku lihat masih dalam tahap renovasi dan dilarang masuk ke area dalam candi. Setelah melihat secara langsung salah satu candi, candi Siwa. “ gimana dulu bikinnya ni candi ???? ” pikirku.

Wisata Alam Gunung Merapi
Setelah puas mengunjungi candi prambanan kami kemudian meluncur ke lokasi terjadi letusan
Gunung Merapi yang melanda sekitar daerah di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, (27/10/2010) yang terjadi di tahun 2010 lalu. Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yo
gyakarta, luluh lantak diterjang awan
panas dari erupsi Gunung Merapi. Dalam perjalanan menuju Dusu Kinahrejo, sungguh ku lihat dengan hati miris, memang benar-benar kejadian alam yang sangat luar biasa, di kiri kanan jalan semua pepohonan tumbang, rumah-rumah bekas penduduk yang tingal di dusun ini masih terlihat puing-puing yang si tinggalkan penghuninya. Dan terlihat jelas lembah terbelas dan
terbentuk seperti ngarai, mungkin 200m
dalamnya dari atas aku berpijak. Sungguh peristiwa alam yang menakutkan, merupakan duka bangsa Indonesia yang setelah menggalami berbagai peristiwa alam.
“ Bah, kanapa rumahnya hancur ??? “ pertanyaan yang begitu memilukan bagiku, “ Inilah kahandak Allah” jawab ku singkat, manusia agar lebih memperhatikan alam dan menjaga
kelestariannya. Kemudian kami menuju lokasi rumah Mbah Maridjan, kurang lebih Satu
kilometer berjalan kaki menuju lokasi bekas ru
mah Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi, sebenarnya sih ada pangkalan ojek, jasa angkutan dengan motor ke tempat lokasi tersebut. Tapi untuk lebih merasakan dan menikmati perjalanan ini, kami berjalan kaki, dengan kondisi jalan yang agak curam tetap semangat menuju lokasi, Masya Allah, kiri kanan jalan kulihat hanya puing bangunan dan bekas rumah yang masih tertimbun tanah. Akhirnya kami tiba di rumah bekas juru kunci gunung merapi, yang tersisa hanya pondokan dan pembatas rumah. Semuan
ya sudah rata dengan tanah. Karena sudah sore, tiba-tiba semacam halimun atau awan datang secara tiba-tiba.

Kata penduduk setempat biasanya akan turun hujan, kamipun langsung cabut dengan menggunakan ojek setempat untuk turun dan kembali dengan rombongan.

6/20/2011

|

Berliburan ke Pulau Dewata Bali

Untuk kedua kalinya aku pergi ke Bali, dulu pernah Touring ke Bali bulan November 2007 naik motor Honda Vario bersama Komunitas Vario Banjarmasin. Bersama para biker Honda Vario, selama tujuh hari enam malam, aku benar-benar menjelajah pulau Jawa dan Bali bersama teman biker Honda, banyak kenangan indah yang kurasakan waktu itu. Sekarang aku berkesempatan lagi berkunjung ke Pulau Dewata Bali untuk kedua kalinya. Aku di kasih kesempatan oleh perusahaan aku bekerja, Trio Motor selaku main dealer Honda se-Kalsel dan Kalteng. Dalam acara liburan bersama pemenang beli motor Honda. Kesempatan ini benar-benar tidak ku sia-siakan dan menikmati perjalanan wisata Bali ini dengan sejuta kenangan indah lagi. Selama empat hari tiga malam berkeliling wisata mengunjungi berbagai objekl wisata yang ada di Pulau Bali.

Berikut objek wisata yang aku kunjungi:

Hari Pertama Selasa (2/3/2010)

sebanyak 80 peserta tour ke Bali, rombongan Honda melakukan penerbangan transit dari bandara Juanda Surabaya dengan naik Wing Airlines, sebelumnya dari bandara Syamsudin noor Banjarmasin berangkat jam 14.30 wita. Dan flight lagi menuju pulau dewata dengan Lion Airlines, dulu touring naik motor lewat darat, sekarang aku tour naik pesawat dan ini penerbanganku yang kedua kalinya ke pulau Jawa, selama dalam perjalanan di udara begitu banyak keindahan angkasa dan menjadi bidikanku untuk mencari moment foto yang kulihat selama penerbangan 50 menit menuju Bali. Jam 5 waktu Bali rombongan tiba diBandara Ngurah Rai Bali dan kami langsung di diantar empat bus wisata agent travel 'Pesiar Tour' dan langsung menuju Hotel, selama perjalanan menuju hotel aku langsung ingat memori dua tahun yang lalu ketika touring naik motor. Melewati jalan Legian yang pernah di goncang bom. hampir 20 menit melewati jalan kota Bali yang agak sempit, akhirnya hotel yang dituju sampai. Namanya Hotel Jayakarta, berbintang lima, dekat Pantai Kuta. Check in hotel, Aku bersama temanku, namanya Ardi dari dealer Buana Motor Banjarmasin, kami sekamar dapat nomor kamar 6345. Setelah istirahat sejenak dan mandi-mandi, kami langsung dinner bareng. Di restaurant hotel. Dan malam pertama di Bali, aku jalan-jalan menyisir pantai Kuta, suasana pantai yang sepi terdengar deburan ombak bersahutan. terlihat jelas perbedaannya suasana di pantai-pantai kalimantan Selatan, di Bali orang untuk berbuat jahat di pantai atau di tempat lain, tidak ada sama sekali, padahal jam udah menunjukkan pukul 11.30 wita. Jika di tempat aku di pantai Batakan, Pantai Pagatan, maupun Pantai Takisung, jangan coba-coba berjalan menyisir pantai sendirian bisa dompet atau nyawa melayang. Aku balik ke hotel untuk istirahat bersiapan tour besok.

Hari Kedua Rabu(3/3/2010)

Setelah sarapan pagi di hotel, kami langsung meluncur ke Tanjung Benoa berjarak 15 km dari kota Bali dengan waktu tempuh satu jam dari hotel. Tempat ini merupakan wisata air untuk menikmati suasana pantai. Berbagai fasilitas permainan air seperti; jet ski, banana boat, parasailing, playing fish,diving juga mengunjungi pulau Penyu dengan naik motor boat yang d charter, uniknya kita bisa melihat keindahan bawah laut di motor boat. Di Pulau Penyu dapat melihat tempat penangkaran penyu dan binatang lainnya. Karena aku udah menikmati dan merasakan semua wisata permainan air tersebut waktu pertama ke Bali tahun 2007 lalu. Di Tanjung Benoa empat jam waktu berkunjung, Aku manfaatkan waktu empat jam tersebut berpisah dengan rombongan, berjalan menyusur desa sekitar. Aku kagum dengan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi budaya mereka. Modernisasi dan invansi budaya asing, tapi mereka masih memegang teguh keragaman adat istiadat dan budayanya. Aku berkunjung ke sebuah pura yang ukurannya agak besar di banding pura yang lain. Kukira sebuah pura umum ternyata pura keluarga, setelah minta izin sama tetua adat, dengan bebasnya memotret aktivitas ke agamaan mereka, dengan bertanya-tanya seperti lagak wartawan aja 'pikirku (wkwkwkwkkw).
kata mereka pura ini dibangun udah puluhan tahun. Dibangun untuk para roh leluhur mereka, Semakin banyak turunan makin besar, karena di Bali ada strata sosial yang mana ada tingkatan status mereka di masyarakat. Masyarakat Bali dikenal ramah, sebelumnya aku bertanya kepada tetua pura tersebut, dimana lokasi pura umum, dan bla..bla..bla... Setelah jepret sana sini, aku pamitan dan berterima kasih udah di beri izin. Kira-kira satu kilometer dari pura aku berkunjung, dan ketemu salah satu pura umum, namanya lupa. minta izin untuk poto-poto Pura , kayaknya sih nggak dapet izin tapi dengan siasat dan ilmu teman wartawan yang kukenal di Banjarmasin, akhirnya bisa di kasih izin, hihihihhi, tapi acara dan upacara didalam Pura udah kelar, dongkol banget aku....terpaksa moto-moto puranya aja.
Tak terasa jam udah pukul 11 siang, dari pada aku ketinggalan bus, aku pamitan mau balik dan berjalan menyisir pantai Tanjung Benoa nyari rombongan Honda. Di pantai aku ketemu turis Jepang dan minta izin poto-poto bareng mereka, dengan bahasa isyarat tangan dapet izin, dan salah satu dari mereka kujadikan model dadakan, bahasa inggrisku yang masih pasif kurang dimengerti mereka hanya bisa berbahasa totok Jepang. 'Harigato, sayonara, kataku membungkuk dengan logat Jepang sambil tersenyum. Akupun ngumpul bareng lagi ama rombongan, salah satu peserta ada menurutku paling okeh, peserta dari Kalteng, kenalan dulu kuajak untuk foto nuansa pantai. sebelum dengan berat hati ibunya memberikan izin kepadaku untuk foto asal, 'bla...bla...bla....'.jepret sana jepret sini..gaya gini, gaya gitu...udah deh 'ntar ku tag di FB' kataku.
Hari udah siang saatnya makan siang, rombongan makan siang di salah satu Rumah Makan di Pantai Tanjung Benoa. Kemudian rombongan berangkat menuju Joger, letaknya itu sangat strategis dekat dengan pusat keramaian Kuta, cuma kadang-kadang masalahnya parkir mobil yang susah, apalagi kalau musim liburan., Joger merupakan tempat pabrik kata-kata, seperti kata-kata khas joger yang paling kuingat' Joger Jelek Bali Bagus, Joger Jelek Bali Cantik' uniknya Joger merupakan satu-satunya tempat belanja berbagai macam aksisories yang ada di Bali dan Indonesia, jika ke Bali dan tak beli Salah satu kaos khas Joger ini dianggap rugi banget, walaupun harganya agak mahal dikit. Tapi demi gengsi gak bakalan rugi dah. Selama dua jam berburu khas Joger nyambil foto-foto, rombongan langsung cabut meluncur ke Pantai Dreamland,

Merupakan Pantai Impian Bali. Selama ini, Dreamland berlokasi di ujung kawasan Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali. Jika ditempuh dari GWK ke arah Uluwatu ada di setelah Jimbaran. Sekitar 20 menit dari Uluwatu dan 45 menit dari utara pantai Kuta. resor akan dipadukan dengan kawasan wisata, seraya memanfaatkan keindahan dan keaslian alam, sekaligus pelestarian lingkungan hidup. Bahkan yang punya resor, Tommy Soeharto, anak mantan Presiden Soeharto, maunya bikin "lingkungan permukiman dan wisata paling unik di seluruh Asia Tenggara". Alam dan pantainya yang indah, belum terlalu terusik. Lokasi berpasir coklat bersih di pantai sempit, tepat di bawah dinding karang curam, memang cocok sebagai dream beach untuk nonton matahari tenggelam atau melihat turis main papan selancar juga tempat berjemur.
Jalan-jalan meyisir pantai, pegal tangan nggak ada yang di jadikan objek foto, dengan memberanikan diri ajak pengunjung, dengan kenalan bentar jadi deh model dadakan..jepret sana sini..minta FB kear dah acara model dadakannya. Puas-puas di pantai dreamland meluncur lagi ke Garuda Wisnu Kencana atau sering di sebut patung GWK. Objek wisata berlokasi di Bukit Unggasan -Jimbaran Bali, 15 menit dari bandara Ngurah Rai Bali, Dibangun tahun 1995 oleh pematung terkenal Bali Nyoman Nuarta. Jika patung ini selesai akan menjadi patung terbesar di dunia dan akan mengalahkan patung Liberty punya Amerika. Di patung GWK ini pemandangan kota Bali bisa diliat sampai jarak 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Kawasan seluas 250 hektar ini menjad Monumen yang dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon pariwisata Bali juga Indonesia. Lokasi ini kujadikan objek foto dengan menunggu moment sunset di atas bukit Unggasan yang nan indah. Hari udah sore, jam menunjukkan pukul Lima, masih di lokasi GWK, rombongan diajak menyaksikan pegelaran seni budaya Tari Kecak dan drama klasik Bali di Amphitheatre dengan 800 tempat duduk dari batu, pemandangan monumental yang dikelilingi pilar-pilar batu cadas. Jam tujuh malam dinner bareng di Jack Resto dan balik ke Hotel, jam 21.30 acara bebas tapi kugunakan untuk istirahat setelah seharian berkunjung ditempat wisata Bali.

Hari Ketiga Kamis(4/3/2010)

Sebelum breakfast, jam enam pagi aku jalan-jalan dulu ke Pantai Kuta,nyari moment pagi. Bule ama Pa'le bersiliwiran jojing di pantai, Pa'le dengan cueknya pake celana pendek sedangkan Bu'lenya make kutang ama celana dalam aja, wkwkwkwkwk 'jika tu turis ke Banjarmasin dan berjojing ria di Siring Gubernuran Kalsel, akan banyak mata melotot memandang, suatu keanehan dan tabu memandang, tapi di Bali semua kegiatan para turis asing yang membawa kebebasan hidup, tidak ada larangan selama itu semua tidak melanggar norma hukum dan adat istiadat Bali. Hari udah keliatan pagi sarapan bareng ama teman-teman dan dihari ketiga di Pulau Bali akan mengunjungi Tampak Siring yang merupakan wisata sejarah, Istana Tampaksiring adalah istana yang dibangun setelah Indonesia merdeka, yang terletak di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Tapi sebelumnya berkunjung ke Pura Tirta Empul merupakan salah satu situs peningggalan sejarah yang sampai saat ini masih sering dikunjungi oleh wisatawan. dilengkapi dengan pemandian serta mata air abadi. Mata air disini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Dan masih kata orang juga, bila Anda kena teluh dan mandi disini, teluh tersebut akan luluh dengan ditandai dengan keluar mimisan dari hidung Anda. kedua pura tersebut merupakan salah satu objek wisata unggulan Kabupaten Gianyar, Bali. Terletak kurang lebih 40 km sebelah utara Kota Denpasar, memerlukan sekitar 1 Jam perjalanan dari Bandara Internasiona Ngurah Rai Bali. Terletak di Kecamatan Tampaksiring Gianyar yang memiliki keindahan alam dan kesejukannya.

Hari KeepatJum'at (5/3/2010)

Hari terakhir di Bali, sesudah makan pagi dan packing koper untuk check out dari Hotel Jayakarta. rencananya tour ini akan mengunjungi Pura Tanah Lot tetapi kerena ada sesuatu hal dari Agen Travel, Ke Tanah Lot jadi batal! " aku kecewa banget ! padahal objek andalan ku yang kutunggu-tunggu. dan objek wista alternati di pilih Monumen Bajra Sandhi, Monumen merupakan ini Perjuangan Rakyat Bali untuk memberi hormat pada para pahlawan serta merupakan lambang persemaian pelestarian jiwa perjuangan rakyat Bali dari generasi ke generasi dan dari zaman ke zaman. Lokasi monumen ini terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Propinsi Bali. Hampir dua jam di beri waktu, kami langsung cabut dan makan siang di Krisna resto sambil sekalian berbelanja oleh-oleh untuk keluarga. kemudian rombongan langsung menuju Banjdara Ngurah Rai dan menunggu penerbangan Lion Airlines yang transit ke Surabaya, tepat jam 5 sore semua peserta terbang ke bandara Juanda Surabaya dan tiba jam 08.30 wit. Akhirnya jam 10.15 wita tiba dengna selamat di Bandara Syamsudin Noor banjarmasin, langsung balik ke rumah dengan numpang teman. tak terasa empat hari di Bali berjalan dengan singkat dan sejuta kenangan menghiasi memori otak..moga ada kesempatan lagi jalan-jalan ke Bali...Bali I hope,to meet You againt.....chaoooooooy

Hans Grafiez

3/17/2010

|

Paket CD Usaha Cetak Foto Digital buat Pemula yang ingin sukses !

Ingin Sukses bisnis cetak foto digital / HP ? dan mau belajar berusaha sukses, bagi pemula yang mau buka usaha sampingan foto digital. Segera dapatkan paket Menarik :
- Paket Bisnis Digital : 5 cd 75 ribu + bonus 1 CD.
Sofware Fotobox/ edit foto (menghaluskan wajah, Jerawat) dan Sofware Frame foto + Ratusan aneka frame unik membuat foto menarik, cetak berbagai ukuran Pasfoto warna dan hitam putih. Sofware Buat Kartu nama, buat desain kalender
- Paket Wedding Album Digital + bonus Video Animasi / effect
Sofware bikin kreasi album Digital dengan template menarik. desain wedding dan + Bonus berbagai frame wedding (format psd). 3 cd 65 ribu + bonus 1 CD
Info Hubungi Telp / SMS : 0813 5177 9202 ( Hans Grafiez )

12/01/2009

|

Selamat hari Raya Idul Fitri 1430H

9/18/2009

|

Marhaban Ya Ramadhan

8/22/2009

|

IMAJINASI

Pembaca, jangan meremehkan imajinasi. Imajinasi bukanlah gambaran kosong atau angan-angan tanpa isi. Sejarah telah membuktikan banyak tokoh terkenal menjadi besar berkat imajinasinya yang luar biasa. Imajinasi ternyata mempunyai kekuatan. Albert Einstein pernah mengatakan, “Energi mengikuti imajinasi”. Tentu saja, Einstein serius dengan ucapannya. Apalagi Einstein mengamini hukum kekekalan energi. Dia sendiri mengaku telah membuktikannya saat dia ditanya bagaimana dia mampu menghasilkan begitu banyak teori spektakuler, dia menjawab imajinasinyalah yang menjadi salah satu bahan bakar dari idenya itu.

Lantas, bagaimanakah imajinasi yang dihasilkan pikiran kita bekerja? Pada prinsipnya, perlu Anda sadari, pikiran kita adalah sebuah
magnet yang luar biasa. Pikiran kita mampu menjadi otopilot atas apa yang ingin kita wujudkan, yang kita cita-citakan bahkan yang sekadar kita imajinasikan.

Setiap orang boleh mempunyai mimpi akan masa depan. Mimpi menjadi seorang penulis hebat, misalnya, atau menjadi sastrawan, insinyur, dokter, dan sebagainya. Dalam perwujudan mimpi inilah kekuatan imajinasi berperan. Sekali kita merencanakan dan mematrikan imajinasi dalam pikiran kita, fisik kita pun mulai mencari jalan bagaimana merealisasikan apa yang sudah kita pikirkan.
Untuk mudahnya, pembaca, ada dua kisah tentang kekuatan imajinasi yang ingin saya ceritakan di sini.
Pertama, kisah hidup Mayor James Nesmeth, seorang tentara yang doyan main golf. Dia begitu tergila-gila dengan golf. Tapi sayang sekali, sebelum menikmati kesempatan itu, dia ditugaskan ke Vietnam Utara.

Sungguh sial, saat di Vietnam dia ditangkap oleh tentara musuh dan dijebloskan ke penjara yang pengap dan sempit. Dia tidak diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan siapa pun. Situasi pengap, kosong, dan beku itu sungguh menjadi siksaan fisik dan mental yang meletihkan baginya.

Untungnya, Nesmeth sadar dirinya harus menjaga pikirannya agar tidak sinting. Dia mulai berlatih mental. Setiap hari, dengan
imajinasinya, dia membayangkan dirinya berada di padang golf yang indah dan memainkan golf 18 hole. Dia berimajinasi secara detail. Dia melakukannya rata-rata empat jam sehari selama tujuh tahun.

Lantas, tujuh tahun kemudian, dia pun dibebaskan dari penjara. Namun, ada yang menarik saat dia mulai bermain golf kembali untuk
pertama kalinya. Ternyata, Mayor James Nesmeth mampu mengurangi rata-rata 20 pukulan dari permainannya dulu. Orang-orang pun bertanya kepada siapa dia berlatih. Tentu saja, tidak dengan siapa pun. Yang jelas, dia hanya bermain dengan imajinasinya. Tetapi, ternyata itu berdampak pada hasil kemampuannya. Nah, inilah kekuatan imajinasi itu.

Kisah kedua adalah cerita tentang Tara Holland, seorang gadis yang bermimpi menjadi Miss America sejak kecil. Pada 1994, dia berusaha menjajaki menjadi Miss Florida. Sayangnya, dia hanya menyabet runner-up pertama. Tahun berikutnya dia mencoba, tapi lagi-lagi hanya di posisi yang sama. Hati kecilnya mulai membisikkan dirinya untuk berhenti.

Bulatkan tekad

Tapi, dia bangkit dan membulatkan tekadnya lagi. Dia pindah ke negara bagian lain, Kansas. Pada 1997, dia terpilih menjadi Miss
Kansas. Dan di tahun yang sama, dia berhasil menjadi Miss America! Yang menarik, adalah saat Tara diwawancarai setelah kemenangannya, Tara menceritakan bagaimana dia sudah ingin menyerah setelah dua kali kalah di Florida.

Tapi, tekadnya sudah bulat. Selama beberapa tahun kemudian, dia membeli video dan semua bahan yang bisa dipelajari tentang Miss Pagent, Miss Universe, Miss America, dan sebagainya. Dia melihatnya berkali-kali. Setiap kali melihat para diva meraih penghargaan tertinggi, Tara membayangkan dirinyalah yang menjadi pemenangnya.

Satu lagi yang menarik dari wawancaranya adalah saat dia ditanya apakah dia merasa canggung saat berjalan di atas karpet merah. Dengan mantap, Tara Holland menjawab, “Tidak sama sekali. Anda mesti tahu saya sudah ribuan kali berjalan di atas panggung itu.”

Seorang reporter menyela dan bertanya bagaimana mungkin dia sudah berjalan ribuan kali di panggung, sementara dia baru pertama kalinya mengikuti kontes. Tara menjawab, “Saya sudah berjalan ribuan kali di panggung itu…dalam pikiran saya.”

Pembaca, dua kisah nyata di atas menceritakan tentang kekuatan imajinasi. Kita memujudkan apa yang kita lihat dalam pikiran kita.
Imajinasi adalah energi. Energi yang kalau diolah terus-menerus akan mewujud dalam apa yang kita imajinasikan itu.

Kekuasaan boleh memenjarakan fisik, membungkam mulut, tetapi sama sekali tidak bisa memasung imajinasi kita. Dengan kekuatan
imajinasi, masa depan akan menjadi milik kita sesuai yang kita cita-citakan.

Dengan imajinasi, kita bisa menjadi tuan atas takdir kita, I am the master of my fate. Stephen Covey dalam 7 Habits mengatakan kita membuat kreasi mental lebih dulu sebelum kreasi fisiknya.

Semakin kuat gambaran mental yang kita miliki, semakin besar energi yang kita miliki untuk mewujudkannya. Sebaliknya, jika kita terlalu banyak membayangkan yang buruk dan negatif, kita menarik energi negatif dan kita semakin ter-demotivasi untuk meraihnya.

Pepatah Latin mengatakan, Fortis imaginatio generat casum, artinya imajinasi yang jelas menghasilkan kenyataan. Dengan demikian, jangan sia-siakan kekuatan imajinasi dalam diri kita. Imajinasi mampu menjadi kendaraan kita menuju apa saja yang kita mimpi dan cita-citakan.

Imajinasi akan mengumpulkan seluruh energi kita untuk mewujudkannya. Dalam aplikasi sehari-hari, dengan imajinasi, kita membayangkan hal-hal positif yang akan kita lakukan dan membayangkan hal-hal positif yang akan terjadi. Betapa kita akan melihat langkah dan tindakan kita mulai mengarah pada apa yang kita bayangkan. Dan…the dreams will come true!

Sumber: Sukses Berkat Kekuatan Imajinasi oleh Anthony Dio Martin, Psikolog, penulis buku best seller EQ Motivator, dan Managing
Director HR Excellency

2/20/2009

|

Jalan menuju sukses

Seorang anak muda berbicara dengan gurunya. Ia bertanya, “Guru,

bisakah engkau tunjukkan dimana jalan menuju sukses ?”

Uhm….., Sang guru terdiam sejenak. Tanpa mengucapkan sepatah kata,

sang guru menunjuk ke arah sebuah jalan. Anak muda itu segera

berlari menyusuri jalan yang ditunjukkan sang guru. Ia tak mau

membuang-buang waktu lagi untuk meraih kesuksesan. Setelah beberapa

saat melangkah tiba-tiba ia berseru, “Ha! Ini jalan buntu!” Benar,

di hadapannya berdiri sebuah tembok besar yang menutupi jalan. Ia

terpaku kebingungan, “Barangkali aku salah mengerti maksud sang

guru.”

Kembali, Anak muda itu berbalik menemui sang guru untuk bertanya

sekali lagi, “Guru, yang manakah jalan menuju sukses.”

Sang guru tetap menunjuk ke arah yang sama. Anak muda itu kembali

berjalan ke arah itu lagi. Namun yang ditemuinya tetap saja sebuah

tembok yang menutupi. Ia berpikir, ini pasti hanya gurauan. Dan anak

muda itupun merasa dipermainkan.

Emosi dan dengan penuh amarah ia menemui sang guru, “Guru, aku sudah

menuruti petunjukmu. Tetapi yang aku temui adalah sebuah jalan

buntu. Aku tanyakan sekali lagi padamu, yang manakah jalan menuju

sukses? Kau jangan hanya menunjukkan jari saja, bicaralah!”

Sang guru akhirnya berbicara, “Di situlah jalan menuju sukses. Hanya

beberapa langkah saja di balik tembok itu.”

Siapa bilang tembok adalah tujuan akhir?

1/08/2009

|

Sulit Memulai Usaha

Banyak pertanyaan, mengapa orang itu sulit memulai
usaha. Dan, ahirnya banyak alasan yang sengaja
dicari-cari yang dijadikan sebagai alasan pembenar,
bahwa memulai usaha itu sulit, karena memulai usaha
itu harus ada modal, punya tempat, dll. Padahal,
menurut saya, jika kita memiliki jiwa wirausaha,
maka persoalan semacam itu akan bisa kita atasi.
Sehingga, ahirnya menyadari bahwa sesungguhnya
memulai usaha itu tidak sesulit seperti yang kita
bayangkan.

Dalam kontek ini, saya kira memang perlu ada suatu
taktik atau rekayasa bahwa kita itu harus dalam
kondisi terpaksa untuk memulai usaha itu.
Misalnya,
saat di PHK, atau kita sedang tidak punya apa-apa.
Atau, disaat kita sudah capai melamar pekerjaan di
mana-mana, tapi tetap tak ada satupun perusahaan
yang memperkerjakan kita. Bisa juga, disaat kita
sedang drop-out dari sekolah atau tidak kuliah lagi,
sehingga saat itu kita punya perasaan bahwa seolah
kita tidak punya lagi masa depan.

Saya kira, justru disaat itulah atau disaat kondisi
kita "terhimpit" keadaan seperti itu, muncul ide
bisnis atau pikiran yang brilyan atau cemerlang,
yang ahirnya membuat kita ada keberanian untuk
memulai usaha. Ada keberanian kita untuk mandiri,
dan bersemangat lagi untuk belajar berwirausaha,
sekalipun tak tahu jenis usaha yang akan kita
jalankan.

Tapi sebaliknya, kalau saja keadaan kita
sehari-harinya terasa aman-aman saja, maka sulit
untuk melakukan perubahan. Kita jadi sulit untuk
berubah dari yang aman menjadi yang tidak aman.
Maka, salah satu upaya yang bisa kita lakukan ialah,
kita harus berani masuk dalam bisnis. Kita harus
masuk dalam dunia yang penuh ketidakpastian. Nah,
kalau kita terbiasa dengan dunia yang pasti, maka
kita akan sulit untuk memulai usaha. Sehingga, saya
kira kita memang perlu ada perubahan sikap mental.
Contohnyam disaat kita memulai usaha berarti kita
telah mencoba mengambil resiko, atau dibutuhkan
keberanian untuk ambil resiko.

Tapi, selama ini, saya kerap kali menjumpai banyak
orang yang selalu punya pikiran negatif dulu,
padahal mereka belum memulai usaha. Mereka berfikir
resiko. Misalnya, kalau usahanya tidak jalan terus
gimana? Kalau usaha kita nanti rugi, lantas kita
makan apa? Kalau produk yang kita jual tidak laku,
terus gimana?

Jadi, kita belum apa-apa sudah hanyut dengan
pikiran-pikiran yang negatif atau pikiran yang
tidak-tidak ! Yaitu, tidak laku, takut usahanya
macet, takut gagal, dll. Saya rasa, jika kita sudah
berkeinginan untuk berwirausaha, yah sebaiknya kita
harus punya pikiran positif atau ya...ya...ya. Ya
bisa maju, ya bisa laku, ya bisa untung ! Sehingga,
kita harus selalu optimis. Kita tentu saja butuh
ketekunan, kesabaran, dan harus selalu memiliki
semangat yang prima.

Oleh karena itulah, dalam setiap kesempatan seminar,
road show maupun kuliah di Sekolah Calon Pengusaha
"Entrepreneur University" yang kebetulan saya
dirikan, saya juga selalu menyarankan mereka untuk
setiap saat berani mencoba untuk memulai usaha.
Kapan saja, dimana saja, dan jenis produk atau jasa
apa saja.

Yakinlah, dengan kita bersikap mental seperti itu,
yang namanya memulai usaha akan menjadi hal yang
mudah. Tidak sesulit yang kita bayangkan. Jadi, saya
kira "Memulai usaha itu memang beresiko, tapi tidak
memulai usaha akan lebih beresiko".
Yah, kita tak
punya aset. Berani mencoba ?

oleh : Purdi E Chandra,

12/13/2008

|

Selamat Hari Raya Idul Adha 1429H

12/10/2008

|

Pengumuman Pemenang Lomba Foto YPHL 2008

Yahhhhhh gagal lagi, gue ikutan lomba bertema kelestarian hutan, harap2 dapat hadiah, nama aja kaga nongol di pengumumannya, kecewa banget!!!!. padahal gue udah kirim 5 foto sesuai dengan tema yang dilombakan, dan udah masuk babak ketiga..tapi juri mungkin menilai beda....yahhhh
tapi kaga papa dehhh, mungkin lain kali gue yang menang..hi 3x harus opotimis, emang yang menang fotonya keren2, salut dah yang bagi pemenang, Selamat ya...tapi dari lomba foto ini kita bisa mengambil manfaat, bahwa kerusakan lingkungan hutan di Indonesia memang sudah sangat parah terjadi,
Di daerah Kalimantan Selatan saja tiap memasuki musim kemarau selalu terjadi pembakaran hutan, baik milik para petani sendiri atau membuka lahan baru sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan alam seperti hutan yang rusak, kabut asap, Banjir, matinya tumbuhan yang baru berkembang, ini merupakan kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri juga untuk pemerintah harus lebih meningkatkan pengawasan dan sosialisasi anti pembakaran hutan agar sehingga terciptanya keseimbangan untuk menjaga kelestarian alam, Pulau Kalimantan yang masih dipenuhi hutan merupakan salah satu paru-paru dunia, sungguh sangat disayangkan jika mengalami kerusakan seperti ini, mari kita selamatkan hutan kita agar bumi kita khususnya Indonesia tidak mengalami global Warning??!!

Buat pemenang sekali lagi selamat ya...moga tidak hanya fotonya saja menjaga lingkungan....tapi benar2 kita bisa menjaga kelestarian alam Indonesia..

Berikut nama-nama PEMENANG Lomba Foto YPHL 2008:

Juara Pertama:
Hadiah: Uang Tunai Rp 20.000.000 + Trophy + Notebook
Herry Wiyanto
dengan judul foto “Di Kaki Gunung Merapi”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810260041591.jpg

Juara Kedua:
Hadiah: Uang tunai Rp 15.000.000 + Trophy + Notebook
Andi Lubis
dengan judul foto “Memotret Hutan”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810062130031.jpg

Juara Ketiga:
Uang tunai Rp 10.000.000 + Trophy + Kamera
Younsel Evand Roos
dengan judul foto “Hutanku Asri”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810171204002.jpg

Juara Harapan I:
Hadiah Rp. 1.000.000
Indra Manik
dengan judul foto “Desaku Hijau”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810310312591.jpg

Juara Harapan II:
Hadiah Rp. 1.000.000
Hasrul Kokoh
dengan judul foto “Jalan Kehancuran”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810082051421.jpg

Juara Harapan III:
Hadiah Rp. 1.000.000
Samsul Ulum
dengan judul foto “Senja di Sebuku”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810281109171.JPG

Kami ucapkan SELAMAT kepada para pemenang, keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan juga tidak diadakan surat menyurat. Para Pemenang akan dihubungi per email secara pribadi.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami,
Penyelenggara: Yayasan Peduli Hutan Lestari (YPHL)
Graha MIK Taman Perkantoran Kuningan,
Jl. Setia Budi Selatan Kav. 16-17, Jakarta 12920 Indonesia,
Tel. 021-5794 1780 FAX 021-5794 1413,
Website: http://www.indonesiarainforest.org/
Email: info@indonesiarainforest.org

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

12/01/2008

|