Berkunjung ke Jogjakarta





mataku untuk melihat, hatiku untuk bicara





u itu. Sekarang aku berkesempatan lagi berkunjung ke Pulau Dewata Bali untuk kedua kalinya. Aku di kasih kesempatan oleh perusahaan aku bekerja, Trio Motor selaku main dealer Honda se-Kalsel dan Kalteng. Dalam acara liburan bersama pemenang beli motor Honda. Kesempatan ini benar-benar tidak ku sia-siakan dan menikmati perjalanan wisata Bali ini dengan sejuta kenangan indah lagi. Selama empat hari tiga malam berkeliling wisata mengunjungi berbagai objekl wisata yang ada di Pulau Bali.
sebanyak 80 peserta tour ke Bali, rombongan Honda melakukan penerbangan transit dari bandara Juanda Surabaya dengan naik Wing Airlines, sebelumnya dari bandara Syamsudin noor Banjarmasin berangkat jam 14.30 wita. Dan flight lagi menuju pulau dewata dengan Lion Airlines, dulu touring naik motor lewat darat, sekarang aku tour naik pesawat dan ini penerbanganku yang kedua kalinya ke pulau Jawa, selama dalam perjalanan di udara begitu banyak keindahan angkasa dan menjadi bidikanku untuk mencari moment foto yang kulihat selama penerbangan 50 menit menuju
Bali. Jam 5 waktu Bali rombongan tiba diBandara Ngurah Rai Bali dan kami langsung di diantar empat bus wisata agent travel 'Pesiar Tour' dan langsung menuju Hotel, selama perjalanan menuju hotel aku langsung ingat memori dua tahun yang lalu ketika touring naik motor. Melewati jalan Legian yang pernah di goncang bom. hampir 20 menit melewati jalan kota Bali yang agak sempit, akhirnya hotel yang dituju sampai. Namanya Hotel Jayakarta, berbintang lima, dekat Pantai Kuta. Check in hotel, Aku bersama temanku, namanya Ardi dari dealer Buana Motor Banjarmasin, kami sekamar dapat nomor kamar 6345. Setelah istirahat sejenak dan mandi-mandi, kami langsung dinner bareng. Di restaurant hotel. Dan malam pertama di Bali, aku jalan-jalan menyisir pantai Kuta, suasana pantai yang sepi terdengar deburan ombak bersahutan. terlihat jelas perbedaannya suasana di pantai-pantai kalimantan Selatan, di Bali orang untuk berbuat jahat di pantai atau di tempat lain, tidak ada sama sekali, padahal jam udah menunjukkan pukul 11.30 wita. Jika di tempat aku di pantai Batakan, Pantai Pagatan, maupun Pantai Takisung, jangan coba-coba berjalan menyisir pantai sendirian bisa dompet atau nyawa melayang. Aku balik ke hotel untuk istirahat bersiapan tour besok.
boat, parasailing, playing fish,diving juga mengunjungi pulau Penyu dengan naik motor boat yang d charter, uniknya kita bisa melihat keindahan bawah laut di motor boat. Di Pulau Penyu dapat melihat tempat penangkaran penyu dan binatang lainnya. Karena aku udah menikmati dan merasakan semua wisata permainan air tersebut waktu pertama ke Bali tahun 2007 lalu. Di Tanjung Benoa empat jam waktu berkunjung, Aku manfaatkan waktu empat jam tersebut berpisah dengan rombongan, berjalan menyusur desa sekitar. Aku kagum dengan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi budaya mereka. Modernisasi dan invansi budaya asing, tapi mereka masih memegang teguh keragaman adat istiadat dan budayanya. Aku berkunjung ke sebuah pura yang ukurannya agak besar di banding pura yang lain. Kukira sebuah pura umum ternyata pura keluarga, setelah minta izin sama tetua adat, dengan bebasnya memotret aktivitas ke agamaan mereka, dengan bertanya-tanya seperti lagak wartawan aja 'pikirku (wkwkwkwkkw).
kata mereka pura ini dibangun udah puluhan tahun. Dibangun untuk para roh leluhur mereka, Semakin banyak turunan makin besar, karena di Bali ada strata sosial yang mana ada tingkatan status mereka di masyarakat. Masyarakat Bali dikenal ramah, sebelumnya aku bertanya kepada tetua pura tersebut, dimana lokasi pura umum, dan bla..bla..bla... Setelah jepret sana sini, aku pamitan dan berterima kasih udah di beri izin. Kira-kira satu kilometer dari pura aku berkunjung, dan ketemu salah satu pura umum, namanya lupa. minta izin untuk poto-poto Pura , kayaknya sih nggak dapet izin tapi dengan siasat dan ilmu teman wartawan yang kukenal di Banjarmasin, akhirnya bisa di kasih izin, hihihihhi, tapi acara dan upacara didalam Pura udah kelar, dongkol banget aku....terpaksa moto-moto puranya aja.
Tak terasa jam udah pukul 11 siang, dari pada aku ketinggalan bus, aku pamitan mau balik dan berjalan menyisir pantai Tanjung Benoa nyari rombongan Honda. Di pantai aku ketemu turis Jepang dan minta izin poto-poto bareng mereka, dengan bahasa isyarat tangan dapet izin, dan salah satu dari mereka kujadikan model dadakan, bahasa inggrisku yang masih pasif kurang dimengerti mereka hanya bisa berbahasa totok Jepang. 'Harigato, sayonara, kataku membungkuk dengan logat Jepang sambil tersenyum. Akupun ngumpul bareng lagi ama rombongan, salah satu peserta ada menurutku paling okeh, peserta dari Kalteng, kenalan dulu kuajak untuk foto nuansa pantai. sebelum dengan berat hati ibunya memberikan izin kepadaku untuk foto asal, 'bla...bla...bla....'.jepret sana jepret sini..gaya gini, gaya gitu...udah deh 'ntar ku tag di FB' kataku. 
Merupakan Pantai Impian Bali. Selama ini, Dreamland berlokasi di ujung kawasan Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali. Jika ditempuh dari GWK ke arah Uluwatu ada di setelah Jimbaran. Sekitar 20 menit dari Uluwatu dan 45 menit dari utara pantai Kuta. resor akan dipadukan dengan kawasan wisata, seraya memanfaatkan keindahan dan keaslian alam, sekaligus pelestarian lingkungan hidup. Bahkan yang punya resor, Tommy Soeharto, anak mantan Presiden Soeharto, maunya bikin "lingkungan permukiman dan wisata paling unik di seluruh Asia Tenggara". Alam dan pantainya yang indah, belum terlalu terusik. Lokasi berpasir coklat bersih di pantai sempit, tepat di bawah dinding karang curam, memang cocok sebagai dream beach untuk nonton matahari tenggelam atau melihat turis main papan selancar juga tempat berjemur.
Jalan-jalan meyisir pantai, pegal tangan nggak ada yang di jadikan objek foto, dengan memberanikan diri ajak pengunjung, dengan kenalan bentar jadi deh model dadakan..jepret sana sini..minta FB kear dah acara model dadakannya. Puas-puas di pantai dreamland meluncur lagi ke Garuda Wisnu Kencana atau sering di sebut patung GWK. Objek wisata berlokasi di Bukit Unggasan -Jimbaran Bali, 15 menit dari bandara Ngurah Rai Bali, Dibangun tahun 1995 oleh pematung terkenal Bali Nyoman Nuarta. Jika patung ini selesai akan menjadi patung terbesar di dunia dan akan mengalahkan patung Liberty punya Amerika. Di patung GWK ini pemandangan kota Bali bisa diliat sampai jarak 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Kawasan seluas 250 hektar ini menjad Monumen yang dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon pariwisata Bali juga Indonesia. Lokasi ini kujadikan objek foto dengan menunggu moment sunset di atas bukit Unggasan yang nan indah. Hari udah sore, jam menunjukkan pukul Lima, masih di lokasi GWK, rombongan diajak menyaksikan pegelaran seni budaya Tari Kecak dan drama klasik Bali di Amphitheatre dengan 800 tempat duduk dari batu, pemandangan monumental yang dikelilingi pilar-pilar batu cadas. Jam tujuh malam dinner bareng di Jack Resto dan balik ke Hotel, jam 21.30 acara bebas tapi kugunakan untuk istirahat setelah seharian berkunjung ditempat wisata Bali.
Sebelum breakfast, jam enam pagi aku jalan-jalan dulu ke Pantai Kuta,nyari moment pagi. Bule ama Pa'le bersiliwiran jojing di pantai, Pa'le dengan cueknya pake celana pendek sedangkan Bu'lenya make kutang ama celana dalam aja, wkwkwkwkwk 'jika tu turis ke Banjarmasin dan berjojing ria di Siring Gubernuran Kalsel, akan banyak mata melotot memandang, suatu keanehan dan tabu memandang, tapi di Bali semua kegiatan para turis asing yang membawa kebebasan hidup, tidak ada larangan selama itu semua tidak melanggar norma hukum dan adat istiadat Bali. Hari udah keliatan pagi s
arapan bareng ama teman-teman dan dihari ketiga di Pulau Bali akan mengunjungi Tampak Siring yang merupakan wisata sejarah, Istana Tampaksiring adalah istana yang dibangun setelah Indonesia merdeka, yang terletak di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Tapi sebelumnya berkunjung ke Pura Tirta Empul merupakan salah satu situs peningggalan sejarah yang sampai saat ini masih sering dikunjungi oleh wisatawan. dilengkapi dengan pemandian serta mata air abadi. Mata air disini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Dan masih kata orang juga, bila Anda kena teluh dan mandi disini, teluh tersebut akan luluh dengan ditandai dengan keluar mimisan dari hidung Anda. kedua pura tersebut merupakan salah satu objek wisata unggulan Kabupaten Gianyar, Bali. Terletak kurang lebih 40 km sebelah utara Kota Denpasar, memerlukan sekitar 1 Jam perjalanan dari Bandara Internasiona Ngurah Rai Bali. Terletak di Kecamatan Tampaksiring Gianyar yang memiliki keindahan alam dan kesejukannya.
Hari terakhir di Bali, sesudah makan pagi dan packing koper untuk check out dari Hotel Jayakarta. rencananya tour ini akan mengunjungi Pura Tanah Lot tetapi kerena ada sesuatu hal dari Agen Travel, Ke Tanah Lot jadi batal! " aku kecewa banget ! padahal objek andalan ku yang kutunggu-tunggu. dan objek wista alternati di pilih Monumen Bajra Sandhi, Monumen merupakan ini Perjuangan Rakyat Bali untuk memberi hormat pada para pahlawan serta merupakan lambang persemaian pelestarian jiwa perjuangan rakyat Bali dari generasi ke generasi dan dari zaman ke zaman. Lokasi monumen ini terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Propinsi Bali. Hampir dua jam di beri waktu, kami langsung cabut dan makan siang di Krisna resto sambil sekalian berbelanja oleh-oleh untuk keluarga. kemudian rombongan langsung menuju Banjdara Ngurah Rai dan menunggu penerbangan Lion Airlines yang transit ke Surabaya, tepat jam 5 sore semua peserta terbang ke bandara Juanda Surabaya dan tiba jam 08.30 wit. Akhirnya jam 10.15 wita tiba dengna selamat di Bandara Syamsudin Noor banjarmasin, langsung balik ke rumah dengan numpang teman. tak terasa empat hari di Bali berjalan dengan singkat dan sejuta kenangan menghiasi memori otak..moga ada kesempatan lagi jalan-jalan ke Bali...Bali I hope,to meet You againt.....chaoooooooyPembaca, jangan meremehkan imajinasi. Imajinasi bukanlah gambaran kosong atau angan-angan tanpa isi. Sejarah telah membuktikan banyak tokoh terkenal menjadi besar berkat imajinasinya yang luar biasa. Imajinasi ternyata mempunyai kekuatan. Albert Einstein pernah mengatakan, “Energi mengikuti imajinasi”. Tentu saja, Einstein serius dengan ucapannya. Apalagi Einstein mengamini hukum kekekalan energi. Dia sendiri mengaku telah membuktikannya saat dia ditanya bagaimana dia mampu menghasilkan begitu banyak teori spektakuler, dia menjawab imajinasinyalah yang menjadi salah satu bahan bakar dari idenya itu.
Lantas, bagaimanakah imajinasi yang dihasilkan pikiran kita bekerja? Pada prinsipnya, perlu Anda sadari, pikiran kita adalah sebuah
magnet yang luar biasa. Pikiran kita mampu menjadi otopilot atas apa yang ingin kita wujudkan, yang kita cita-citakan bahkan yang sekadar kita imajinasikan.
Setiap orang boleh mempunyai mimpi akan masa depan. Mimpi menjadi seorang penulis hebat, misalnya, atau menjadi sastrawan, insinyur, dokter, dan sebagainya. Dalam perwujudan mimpi inilah kekuatan imajinasi berperan. Sekali kita merencanakan dan mematrikan imajinasi dalam pikiran kita, fisik kita pun mulai mencari jalan bagaimana merealisasikan apa yang sudah kita pikirkan.
Untuk mudahnya, pembaca, ada dua kisah tentang kekuatan imajinasi yang ingin saya ceritakan di sini. Pertama, kisah hidup Mayor James Nesmeth, seorang tentara yang doyan main golf. Dia begitu tergila-gila dengan golf. Tapi sayang sekali, sebelum menikmati kesempatan itu, dia ditugaskan ke Vietnam Utara.
Sungguh sial, saat di
Untungnya, Nesmeth sadar dirinya harus menjaga pikirannya agar tidak sinting. Dia mulai berlatih mental. Setiap hari, dengan
imajinasinya, dia membayangkan dirinya berada di padang golf yang indah dan memainkan golf 18 hole. Dia berimajinasi secara detail. Dia melakukannya rata-rata empat jam sehari selama tujuh tahun.
Lantas, tujuh tahun kemudian, dia pun dibebaskan dari penjara. Namun, ada yang menarik saat dia mulai bermain golf kembali untuk
pertama kalinya. Ternyata, Mayor James Nesmeth mampu mengurangi rata-rata 20 pukulan dari permainannya dulu. Orang-orang pun bertanya kepada siapa dia berlatih. Tentu saja, tidak dengan siapa pun. Yang jelas, dia hanya bermain dengan imajinasinya. Tetapi, ternyata itu berdampak pada hasil kemampuannya. Nah, inilah kekuatan imajinasi itu.
Kisah kedua adalah cerita tentang Tara Holland, seorang gadis yang bermimpi menjadi Miss America sejak kecil. Pada 1994, dia berusaha menjajaki menjadi Miss Florida. Sayangnya, dia hanya menyabet runner-up pertama. Tahun berikutnya dia mencoba, tapi lagi-lagi hanya di posisi yang sama. Hati kecilnya mulai membisikkan dirinya untuk berhenti.
Bulatkan tekad
Tapi, dia bangkit dan membulatkan tekadnya lagi. Dia pindah ke negara bagian lain, Kansas. Pada 1997, dia terpilih menjadi Miss
Kansas. Dan di tahun yang sama, dia berhasil menjadi Miss America! Yang menarik, adalah saat Tara diwawancarai setelah kemenangannya, Tara menceritakan bagaimana dia sudah ingin menyerah setelah dua kali kalah di Florida.
Tapi, tekadnya sudah bulat. Selama beberapa tahun kemudian, dia membeli video dan semua bahan yang bisa dipelajari tentang Miss Pagent, Miss Universe, Miss America, dan sebagainya. Dia melihatnya berkali-kali. Setiap kali melihat para diva meraih penghargaan tertinggi, Tara membayangkan dirinyalah yang menjadi pemenangnya.
Satu lagi yang menarik dari wawancaranya adalah saat dia ditanya apakah dia merasa canggung saat berjalan di atas karpet merah. Dengan mantap, Tara Holland menjawab, “Tidak sama sekali. Anda mesti tahu saya sudah ribuan kali berjalan di atas panggung itu.”
Seorang reporter menyela dan bertanya bagaimana mungkin dia sudah berjalan ribuan kali di panggung, sementara dia baru pertama kalinya mengikuti kontes. Tara menjawab, “Saya sudah berjalan ribuan kali di panggung itu…dalam pikiran saya.”
Pembaca, dua kisah nyata di atas menceritakan tentang kekuatan imajinasi. Kita memujudkan apa yang kita lihat dalam pikiran kita.
Imajinasi adalah energi. Energi yang kalau diolah terus-menerus akan mewujud dalam apa yang kita imajinasikan itu.
Kekuasaan boleh memenjarakan fisik, membungkam mulut, tetapi sama sekali tidak bisa memasung imajinasi kita. Dengan kekuatan
imajinasi, masa depan akan menjadi milik kita sesuai yang kita cita-citakan.
Dengan imajinasi, kita bisa menjadi tuan atas takdir kita, I am the master of my fate. Stephen Covey dalam 7 Habits mengatakan kita membuat kreasi mental lebih dulu sebelum kreasi fisiknya.
Semakin kuat gambaran mental yang kita miliki, semakin besar energi yang kita miliki untuk mewujudkannya. Sebaliknya, jika kita terlalu banyak membayangkan yang buruk dan negatif, kita menarik energi negatif dan kita semakin ter-demotivasi untuk meraihnya.
Pepatah Latin mengatakan, Fortis imaginatio generat casum, artinya imajinasi yang jelas menghasilkan kenyataan. Dengan demikian, jangan sia-siakan kekuatan imajinasi dalam diri kita. Imajinasi mampu menjadi kendaraan kita menuju apa saja yang kita mimpi dan cita-citakan.
Imajinasi akan mengumpulkan seluruh energi kita untuk mewujudkannya. Dalam aplikasi sehari-hari, dengan imajinasi, kita membayangkan hal-hal positif yang akan kita lakukan dan membayangkan hal-hal positif yang akan terjadi. Betapa kita akan melihat langkah dan tindakan kita mulai mengarah pada apa yang kita bayangkan. Dan…the dreams will come true!
Sumber: Sukses Berkat Kekuatan Imajinasi oleh Anthony Dio Martin, Psikolog, penulis buku best seller EQ Motivator, dan Managing
Director HR Excellency
Seorang anak muda berbicara dengan gurunya. Ia bertanya, “Guru,
bisakah engkau tunjukkan dimana jalan menuju sukses ?”
Uhm….., Sang guru terdiam sejenak. Tanpa mengucapkan sepatah kata,
sang guru menunjuk ke arah sebuah jalan. Anak muda itu segera
berlari menyusuri jalan yang ditunjukkan sang guru. Ia tak mau
membuang-buang waktu lagi untuk meraih kesuksesan. Setelah beberapa
saat melangkah tiba-tiba ia berseru, “Ha! Ini jalan buntu!” Benar,
di hadapannya berdiri sebuah tembok besar yang menutupi jalan. Ia
terpaku kebingungan, “Barangkali aku salah mengerti maksud sang
guru.”
Kembali, Anak muda itu berbalik menemui sang guru untuk bertanya
sekali lagi, “Guru, yang manakah jalan menuju sukses.”
Sang guru tetap menunjuk ke arah yang sama. Anak muda itu kembali
berjalan ke arah itu lagi. Namun yang ditemuinya tetap saja sebuah
tembok yang menutupi. Ia berpikir, ini pasti hanya gurauan. Dan anak
muda itupun merasa dipermainkan.
Emosi dan dengan penuh amarah ia menemui sang guru, “Guru, aku sudah
menuruti petunjukmu. Tetapi yang aku temui adalah sebuah jalan
buntu. Aku tanyakan sekali lagi padamu, yang manakah jalan menuju
sukses? Kau jangan hanya menunjukkan jari saja, bicaralah!”
Sang guru akhirnya berbicara, “Di situlah jalan menuju sukses. Hanya
beberapa langkah saja di balik tembok itu.”
Siapa bilang tembok adalah tujuan akhir?

Yahhhhhh gagal lagi, gue ikutan lomba bertema kelestarian hutan, harap2 dapat hadiah, nama aja kaga nongol di pengumumannya, kecewa banget!!!!. padahal gue udah kirim 5 foto sesuai dengan tema yang dilombakan, dan udah masuk babak ketiga..tapi juri mungkin menilai beda....yahhhh
tapi kaga papa dehhh, mungkin lain kali gue yang menang..hi 3x harus opotimis, emang yang menang fotonya keren2, salut dah yang bagi pemenang, Selamat ya...tapi dari lomba foto ini kita bisa mengambil manfaat, bahwa kerusakan lingkungan hutan di Indonesia memang sudah sangat parah terjadi, Di daerah Kalimantan Selatan saja tiap memasuki musim kemarau selalu terjadi pembakaran hutan, baik milik para petani sendiri atau membuka lahan baru sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan alam seperti hutan yang rusak, kabut asap, Banjir, matinya tumbuhan yang baru berkembang, ini merupakan kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri juga untuk pemerintah harus lebih meningkatkan pengawasan dan sosialisasi anti pembakaran hutan agar sehingga terciptanya keseimbangan untuk menjaga kelestarian alam, Pulau Kalimantan yang masih dipenuhi hutan merupakan salah satu paru-paru dunia, sungguh sangat disayangkan jika mengalami kerusakan seperti ini, mari kita selamatkan hutan kita agar bumi kita khususnya Indonesia tidak mengalami global Warning??!!
Buat pemenang sekali lagi selamat ya...moga tidak hanya fotonya saja menjaga lingkungan....tapi benar2 kita bisa menjaga kelestarian alam Indonesia..
Berikut nama-nama PEMENANG Lomba Foto YPHL 2008:
Juara Pertama:
Hadiah: Uang Tunai Rp 20.000.000 + Trophy + Notebook
Herry Wiyanto
dengan judul foto “Di Kaki Gunung Merapi”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810260041591.jpg
Juara Kedua:
Hadiah: Uang tunai Rp 15.000.000 + Trophy + Notebook
Andi Lubis
dengan judul foto “Memotret Hutan”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810062130031.jpg
Juara Ketiga:
Uang tunai Rp 10.000.000 + Trophy + Kamera
Younsel Evand Roos
dengan judul foto “Hutanku Asri”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810171204002.jpg
Juara Harapan I:
Hadiah Rp. 1.000.000
Indra Manik
dengan judul foto “Desaku Hijau”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810310312591.jpg
Juara Harapan II:
Hadiah Rp. 1.000.000
Hasrul Kokoh
dengan judul foto “Jalan Kehancuran”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810082051421.jpg
Juara Harapan III:
Hadiah Rp. 1.000.000
Samsul Ulum
dengan judul foto “Senja di Sebuku”
http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810281109171.JPG
Kami ucapkan SELAMAT kepada para pemenang, keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan juga tidak diadakan surat menyurat. Para Pemenang akan dihubungi per email secara pribadi.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami,
Penyelenggara: Yayasan Peduli Hutan Lestari (YPHL)
Graha MIK Taman Perkantoran Kuningan,
Jl. Setia Budi Selatan Kav. 16-17, Jakarta 12920 Indonesia,
Tel. 021-5794 1780 FAX 021-5794 1413,
Website: http://www.indonesiarainforest.org/
Email: info@indonesiarainforest.org
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//